Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir

Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir - Hallo sahabat Cakrawala, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Liputan 6, Artikel Terbaru, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir
link : Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir

Baca juga


Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir

Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna menilai, pemerintah tidak perlu membangun seluruh fasilitas di ibu kota baru. Pembangunan cukup disesuaikan dengan kebutuhan pemerintahan.

“Tidak semuanya harus bangun, melainkan menentukan ibu kota baru akan dikembangkan ke arah mana,”kata Yayat kepada Liputan6.com.

Dia pun tak mempermasalahkan luas ibu kota. Hal terpenting luas wilayah disesuaikan dengan zona kebutuhan. Masalah zona juga harus diterapkan saat membangun kluster di ibu kota baru.

Menurut dia, ada dua zona penting yang seharusnya dibangun oleh pemerintah. Yakni zona inti untuk pemerintahan, seperti Istana Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Kementerian. Zona kedua, pembangunan hotel dan perguruan tinggi.

“Misalnya jika untuk pembangunan universitas dibutuhkan 300 hektar, tinggal dibangun saja, karena semuanya tergantung pada kebutuhan,” tegas dia.

Menurutnya, keberadaan klaster pertama, yang merupakan lokasi pemerintahan akan mendukung fungsi pemerintah dalam memperkuat ibu kota negara.

Dengan merencanakan pembangunan di kawasan kosong yang luas, pemerintah bisa lebih leluasa dalam mengembangkan pembangunan ide-ide dan inovasi. Dibandingkan dengan kawasan sempit seperti Jakarta saat ini. “Ibu kota baru itu perlu branding yang baik, karena akan menjadi pusat dan menciptakan kekuatan sebagai daya tarik,” kata Yayat.

Meskipun pembangunan Istana negara di daerah perbukitan, menurutnya itu bukan masalah. Semua lebih kembali pada komitmen Presiden Jokowi mewujudkan keberadaan ibu kota baru. Karena komitmen presiden merupakan komitmen bangsa yang telah diputuskan secara politik.

Ekonom Piter Abdullah, berharap agar pemerintah bisa menciptakan proyek-proyek pembangunan infrastruktur baru, sebagaimana layaknya ibukota. Seperti proyek lalu lintas, dan pendidikan.

Sebab diperlukan infrastruktur yang mendukung kegiatan pemerintahan dan kegiatan masyarakat pada umumnya. “Tapi yang jelas ini adalah sebuah kesempatan kita membuat sebuah kota, dengan rancangan yang paling ideal paling modern mengikuti kemajuan teknologi,” ujar dia.

Dia berharap berpindahnya ibu kota ke Kalimantan Timur tidak akan mengubah fokus keberadaan Jakarta sebagai pusat ekonomi Indonesia.

Sebagai contoh, Amerika Serikat yang memiliki New York sebagai pusat ekonomi dan Washington DC sebagai ibu kota negara. Hal tersebut bisa diterapkan pada Indonesia, dengan begitu akan tercipta peluang dan ekonomi baru.

“Justru dengan berpindahnya ibukota, kita akan memiliki dua pusat, yakni pusat perekonomian di Jakarta dan pusat pemerintahan di Kalimantan Timur,” jelasnya.

Ia mengaku tidak peduli terkait peluang keberhasilan pembangunan ibu kota baru. Dari pandangannya, melihat adanya peluang untuk membangun perekonomian baru, seperti kemunculan pusat perbelanjaan, dan lainnya. Hal itu sangat dibutuhkan negara dalam menghindari perlambatan pertumbuhan ekonomi. “Kalau pun gagal yang penting jadi, meski pun tidak seindah yang dibayangkan,” kata Piter.

Pemerintah dinilai sudah mempertimbangkan dalam aspek biaya dan kelompok kerja (Pokja) dalam pembiayaan. Ia pun percaya pemerintah punya rencana yang komrehensif antara pembagian beban, untuk swasta dan pemerintah. “Optimis itu bukan dilihat dari target tapi dari upaya,” pungkas Piter.

Sumber: https://dnetwork.site/kaleidoskop-2019-pindah-ibu-kota-untuk-hindari-macet-dan-banjir/


Demikianlah Artikel Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir

Sekianlah artikel Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kaleidoskop 2019: Pindah Ibu Kota untuk Hindari Macet dan Banjir dengan alamat link https://www.cakrawala.my.id/2019/12/kaleidoskop-2019-pindah-ibu-kota-untuk.html

Subscribe to receive free email updates: