Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah

Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah - Hallo sahabat Cakrawala, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Terbaru, Artikel Trending, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah
link : Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah

Baca juga


Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah

featured image

DNETWORK- Isu dalam polemik penolakan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di lingkungan sekitar masyarakat, memunculkan ketakutan bahwa jenazah ini bisa menyebarkan virus corona melalui tanah.

Benarkah jenazah pasien Covid-19 yang telah dimakamkan bisa menyebarkan virus Corona, SARS-CoV-2 melalui tanah?

Menjawab hal tiu, Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH, menjelaskan jika jenazah telah dimakamkan, maka tidak ada potensi virus menyebar dan menular melalui tanah seperti antraks.

“Tidak (menyebar dan menularkan melalui tanah). Virus kan memerlukan sel inang hidup untuk bertahan hidup. Kalau antraks, kan, bakteri,” kata Panji kepada Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Sel inang untuk virus Corona, SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 ini adalah reseptor ACE2 dalam sel RNA manusia.

Untuk diketahui, antraks merupakan penyakit zoononis. Artinya, penyakit ini dapat ditularkan dari hewan ke manusia, tapi tidak dapat ditularkan antar sesama manusia.

Kasus antraks pernah terjadi beberapa waktu lalu, pada akhir tahun 2019, di Gunungkidul, Yogyakarta.

Sementara itu, saat pemandian jenazah…

Sementara itu, saat pemandian jenazah dan penyiraman air ke tubuh jenazah sebelum dikuburkan, jenazah ini masih berpotensi menularkan virus corona, SARS-CoV-2.

“Iya, potensi itu ada (penularan virus). Oleh karenanya orang yang menangani jenazah harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai,” ujar dia.

Panji memandang persoalan ini dengan prinsip virus SARS-CoV-2 dapat ditularkan terutama melalui sekresi saluran pernapasan, khususnya melalui droplet.

Akan tetapi, virus ini juga dapat ditemukan di cairan tubuh lainnya juga, termasuk dari saluran pernapasan.

Oleh sebab itu, pada jenazah pasien Covid-19, kemungkinan ada penularan jika jenazah disentuh atau dicium.

Atau melalui cairan yang keluar dari jenazah, meski pasien yang sudah meninggal ini tidak batuk atau bersin, virus corona masih bisa menular.

“Jadi selama ini bisa dihindari, penularan (virus corona) bisa dihindari. Virusnya juga tidak akan menular lewat tanah,” kata dia. [kompas]

https://dnetwork.site/jangan-tolak-jenazah-pasien-covid-19-corona-tidak-menyebar-di-tanah/


Demikianlah Artikel Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah

Sekianlah artikel Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Jangan Tolak Jenazah Pasien Covid-19, Corona Tidak Menyebar di Tanah dengan alamat link https://www.cakrawala.my.id/2020/04/jangan-tolak-jenazah-pasien-covid-19.html

Subscribe to receive free email updates: